Cara Membuat Seblak Maknyus Khas Bandung

Apakah disini ada yang belum mengetahui Seblak ? Jika belum silahkan mencoba Resep dan Cara Membuat Seblak Manyus Khas Bandung.

Sebelumnya disini, apa sih Seblak itu ? Seblak adalah makanan yang dipopulerkan oleh Kota Bandung. Jajanan yang paling murah karena hanya dengan bahan kerupuk sudah dapat membuat perut kenyang dan nendang banget. Ciri khas seblak itu pedasnya yang berasa hingga panas sampai telinga. Penasaran kan ?

Seblak itu ada 2 macam. Ada seblak basah dan ada juga seblak kering.  Untuk bahan dasar tenu menggunakan kerupuk dan macaroni. Tapi sebagai pelengkap banyak pilihan yang bisa digunakan seperti ceker, tulang sapi, tulang ayam, kikil, telur puyu, sosis, bakso dll. Sekarang mari kita mencoba cara membuat seblak maknyus khas bandung.

Bahan Pertama :

  • ¼ kg kerupuk bawang atau kerupuk abang (biasanya warna warni)
  • 1 buah telor ayam
  • 5-10 butir bakso sapi (bisa juga dengan macaroni)
  • Siapkan air panas secukupnya (kurang lebih 200 ml)
  • Siapkan minyak goreng dalam wadah secukupnya.

Bahan Kedua, Bumbu :

  • 2 siung bawang merah (iris tipis)
  • 3 siung bawang putih (cincang halus)
  • 9 buat cabe rawit (potong tipis)
  • Garam secukupnya

Cara membuat Seblak :

  1. Langkah pertama yang akan dilakukan adalah rendanm kerupuk bawang kurang lebih 30 menit (Gunakan air dingin untuk merendam)
  2. Haluskan bahan-bahan bumbu, kemudian tumis bumbu tersebut hingga harum
  3. Pecahkan telor dalam wajan bumbu dan ongseng hingga matang
  4. Sambil di aduk secara perlahan, jika sudah tercium harumnya bumbu silahkan tambahkan air panas
  5. Masukkan bakso sapir yang sudah di iris tipis kedalam adonan sambil di aduk rata
  6. Biarkan air dan bumbu matang secara mendidih, kemudian masukkan kerupuk bawang yang tadi sudah di rendam
  7. Aduk kerupuk secara perlahan hingga terlihat lembek dan air mulai meresap habis
  8. Sekiranya jika masakan mulai mengental, dicoba dahulu rasa nya jika kurang gurih berikan sedikit taburan Kaldu Ayam
  9. Seblak sudah matang dan siap disantap.
  10. Lebih maknyus jika dihidangkan selagi hangat.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *